- Diposting oleh : Admin
- pada tanggal : 03 November

Berikut Soal dan Jawaban dari Assesmen Guru PAI Bagian 1
A Jika seseorang mengalami ujian berat, maka ia tidak bisa menerapkan konsep ihsan.Bagian Kognitif - Aspek Pengetahuan
Soal 1
Seorang Muslim mengalami kegagalan besar dalam hidupnya dan mulai kehilangan kepercayaan bahwa Allah selalu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya. Berikut cara menganalisis sikap yang sesuai dengan konsep ihsan dalam menghadapi ujian hidup adalah ....
B Ia boleh meragukan rencana Allah karena manusia tidak selalu mampu memahami hikmah di balik musibah.
C Ihsan mengajarkan bahwa seorang Muslim harus tetap berprasangka baik kepada Allah dalam segala keadaan.
D Meragukan ketetapan Allah adalah bagian dari proses berpikir kritis yang alami.
E Ihsan hanya berkaitan dengan ibadah dan tidak relevan dengan perasaan seseorang terhadap takdir.
Soal 2
Rukun iman ketiga adalah percaya kepada kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada para Rasul. Secara epistemologis (cara memperoleh pengetahuan), manakah pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan mengapa keimanan kepada Al-Quran secara spesifik harus secara logis didahului oleh keimanan kepada kerasulan Muhammad saw?
A Keimanan kepada Al-Quran hanya bisa dicapai melalui musyahadah, yang merupakan puncak keimanan kepada rasul.
B Mustahil memercayai isi pesan Al-Quran tanpa terlebih dahulu mempercayai integritas dan otoritas pembawa pesan (Nabi Muhammad saw).
C Karena Al-Quran secara historis merupakan kitab yang terakhir diturunkan, ia melengkapi dan mengesahkan semua kitab sebelumnya.
D Keimanan kepada Al-Quran adalah fardhu ‘ain, sementara keimanan kepada Rasul adalah fardhu kifayah.
E Kerasulan Muhammad saw. adalah mukjizat terbesar yang membuktikan kebenaran kitab suci, sehingga urutannya harus terbalik.
Soal 3
Seorang muslim sedang berpuasa, kemudian ia melakukan vaksinasi COVID-19 di siang hari. Sikap yang seharusnya diambil oleh seorang muslim dalam menyikapi persoalan tersebut adalah ....
A Puasanya batal, sebab vaksin masuk melalui jarum suntik dan itu sama dengan memasukkan makanan
B Puasanya tidak batal, karena niat ibadah lebih kuat daripada tindakan medis
C Puasanya tidak batal, karena vaksinasi COVID-19 tidak termasuk makanan maupun minuman
D Puasanya batal, karena segala sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut maupun selain mulut membatalkan puasa
E Puasanya batal secara mutlak, karena ada sesuatu yang masuk ke dalam tubuh
Soal 4
Seorang pemilik pabrik selalu memastikan limbah pabriknya diolah hingga benar-benar bersih, melebihi standar minimum pemerintah, dengan alasan “jika saya tidak ingin menerima limbah kotoran dari orang lain, saya tidak boleh mengirimkan limbah kotoran kepada masyarakat lain”. Tindakan ini, ketika dihubungkan dengan prinsip universal ihsan, menunjukkan bahwa ....
A Tindakan tersebut menerminkan ihsan tingkat tertinggi karena mengedepankan manfaat publik meskipun harus mengorbankan keuntungan finansial ekstra
B Keputusan tersebut adalah hasil dari tekanan regulasi pemerintah dan bukan motivasi spiritual murni ihsan
C Ihsan hanya relevan dalam hubungan vertikal (manusia dengan Tuhan) dan tidak bisa dijadikan dalil utama dalam etika bisnis dan lingkungan
D Penerapan ihsan dalam konteks ini adalah derivasi (turunan) dari konsep adil dan bukan ihsan itu sendiri
E Ihsan mendikte tindakan maksimal bukan hanya minimal, menjadikannya etika proaktif yang melampaui kewajiban hukum
Soal 5
Seorang muslim meyakini bahwa kehidupan dunia bersifat sementara dan kehidupan akhirat kekal akan memiliki pola pikir yang berbeda dalam mengambil keputusan hidup. Berdasarkan prinsip ini, cara seorang muslim mengevaluasi bahwa ia telah menjadikan kehidupan akhirat sebagai prioritas utama adalah ....
A Selalu mengutamakan keputusan yang membawa manfaat jangka panjang bagi kehidupan setelah mati, tanpa mengabaikan kewajibannya di dunia
B Menjalani kehidupan dengan santai tanpa peduli terhadap ibadah karena semua orang akan mendapatkan ampunan Allah pada akhirnya
C Menghindari semua aktivitas duniawi seperti bekerja dan bersosialisasi karena hanya ibadah yang penting untuk akhirat
D Mengorbankan segala bentuk kebahagiaan duniawi untuk mendapatkan balasan yang lebih baik di akhirat
E Meyakini bahwa dunia dan akhirat tidak perlu dibedakan, sehingga fokus hanya pada kebahagiaan duniawi tanpa memikirkan akhirat
Soal 6
Seorang guru memberi contoh bacaan tajwid: " قَدْ أَفْلَحَ" sebagai contoh idgham mutamatsilain. Evaluasi Anda terhadap contoh tersebut adalah...
A Contoh benar jika dibaca cepat
B Contoh salah, karena itu idgham bighunnah
C Contoh salah, karena bukan huruf yang sama dan berurutan
D Contoh salah, karena itu izhar
E Contoh sudah tepat
Soal 7
Seorang siswa bertanya, "Jika Allah telah menentukan takdir manusia, mengapa kita masih perlu berusaha?" Berikut langkah yang dilakukan guru dalam memberikan pemahaman siswa tersebut yang paling tepat adalah ....
A Menyuruh siswa menghafal dalil tentang takdir sebagai jawaban atas pertanyaan mereka.
B Mengatakan bahwa semua sudah ditentukan, sehingga usaha manusia tidak ada pengaruhnya
C Menjelaskan bahwa manusia tetap memiliki kehendak bebas dan usaha adalah bagian dari takdir
D Mengabaikan pertanyaan karena dianggap terlalu kompleks bagi siswa SD
E Meminta siswa untuk menerima takdir tanpa perlu memikirkannya lebih jauh.
Soal 8
Ayat yang digarisbawahi berikut هَلْ هٰذَآ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْۚ mengandung hukum bacaan ....
A Mad jaiz munfasil
B Mad arid lisukun
C Mad wajib muttasil
D Mad layyin
E Mad lazim mutsaqqal kilmi
Soal 9
Dalam suatu riwayat hadis, ihsan digambarkan sebagai mencapai kesadaran bahwa Allah swt senantiasa mengawasi, yang berdampak pada peningkatan kualitas ibadah. Secara psikologis dan spiritual, kesadaran ini menghasilkan muraqabah dan musyahadah. Pernyataan berikut yang paling akurat menjelaskan hubungan kausal antara kedua dimensi tersebut dalam konteks ihsan adalah ....
A Muraqabah merupakan tingkat kesadaran tertinggi yang dicapai, melampaui musyahadah yang dianggap masih terkait pada pengalaman indrawi
B Ihsan menciptakan muraqabah, di mana puncaknya -atas izin Allah- dapat mencapai derajat musyahadah
C Keduanya adalah dua nama yang berbeda untuk satu keadaan spiritual yang sama, yaitu hadirnya keikhlasan dalam beramal
D Musyahadah adalah prasyarat spiritual yang harus dicapai sebelum seorang mukmin dapat merasakan muraqabah yang sejati
E Musyahadah hanya mungkin bagi para nabi dan rasul, sementara umat biasa hanya
Soal 10
Jamaah haji lupa melakukan wukuf di Arafah karena sakit, sehingga ia hanya di Mina dan Muzdalifah. Namun, ia tetap melakukan tawaf, sa’i, dan tahalul. Kedudukan hajinya adalah ....
A Hajinya tidak sah, karena wukuf di Arafah merupakan rukun haji yang paling utama
B Hajinya sah, karena sudah melaksanakan sebagian rukun haji
C Hajinya tidak sah, kecuali melaksanakan umrah sebagai penggantinya
D Hajinya sah, asalkan ia mengganti dengan membayar dam
E Hajinya sah, jika niat sungguh-sungguh meskipun tanpa wukuf
Soal 11
Seorang non-muslim dalam hatinya meyakini bahwa Allah adalah Tuhannya dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Namun, dia tidak pernah mengucapkan kalimat syahadat. Menurut pandangan Islam, kedudukan orang tersebut adalah ....
A Ia dianggap muslim apabila ia sudah melaksanakan shalat meskipun tidak mengucapkan syahadat
B Ia belum dianggap muslim karena syarat sah masuk Islam adalah mengucapkan syahadat secara lisan
C Ia sudah dianggap muslim karena harinya telah meyakini Allah dan Rasul-Nya
D Ia tetap non-muslim karena keyakinan dalam hati tidak ada nilainya tanpa amal perbuatan
E Ia dianggap muslim jika keluarganya juga menerima keyakinannya
Soal 12
Keimanan kepada takdir (qadha dan qadar) mengajarkan manusia untuk menerima segala ketetapan Allah dengan lapang dada. Namun, ada perbedaan antara takdir muallaq dan takdir mubram. Pernyataan berikut yang paling tepat dalam menjelaskan kedua jenis takdir tersebut adalah ....
A Takdir muallaq adalah ketetapan yang pasti terjadi, sedangkan takdir mubram dapat berubah sesuai usaha manusia
B Takdir muallaq hanya berlaku bagi orang beriman, sedangkan takdir mubram berlaku bagi semua manusia
C Takdir mubram bisa diubah dengan doa, sedangkan takdir muallaq tidak bisa diubah kecuali dengan doa dan usaha yang terus-menerus
D Takdir muallaq adalah ketetapan yang masih bisa diubah dengan usaha dan doa, sedangkan takdir mubram adalah ketetapan Allah yang pasti terjadi dan tidak bisa diubah.
E Takdir muallaq dan mubram tidak memiliki perbedaan, keduanya suda
Soal 13
Seorang sedang shalat lalu lupa membaca tasyahud akhir, langsung salam, dan baru ingat setelah berdiri dari tempat shalat. Kedudukan salat orang tersebut adalah ....
A Salatnya tidak sah, karena tasyahud akhir adalah rukun shalat
B Salatnya sah, asal ia menggantinya dengan doa lain dan karena tidak sengaja
C Salatnya tetap sah, karena niat sudah benar
D Salatnya sah, karena tasyahud akhir adalah sunnah
E Salatnya sah jika segera sujud sahwi
Soal 14
Bagaimana bacaan ayat Al-Quran اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ نِدَاۤءً خَفِيًّا adalah …
A Iż nādiya rabbuhu nidā'an khafiyyā
B Iż nādāy rabbahū nidā'an khafiyyā
C Iż nādā rabbuhu nidā'un khafiyyā
D Iż nādā rabbahū nidā'an khafiyyā
E Iż nādā rabbuhū nidā'an khafayyā
Soal 15
Berikut ini yang mengandung hukum bacaan idgham bighunnah adalah ....
A فِي قُلُوبِهِم
B مَنْ يَعْمَل
C قَدْ أَفْلَح
D عَبْدَهٗ زَكَرِيَّا
E مِنْ رَبِّهِم
Soal 16
Bacaan ayat dalam Al-Quran berikut اِنْ تَتُوْبَآ اِلَى اللّٰهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوْبُكُمَاۚ adalah ....
A In tatūbā ila Allahi faqot ṣogot qulūbukumā
B In tatūbā ila Allahi faqod sogot qulūbukumā
C In tatūbā ila Allahi faqot sogod qulūbukumā
D In tatūbā ila Allahi faqod ṣogot qulūbukumā
E In tatūbā ila Allahi faqod ṣogod qulūbukumā
Soal 17
Bacaan “فِي أَنْفُسِكُم” mengandung mad...
A Mad jaiz munfashil
B Mad thabi’i
C Mad lazim mutsaqql kilmi
D Mad lazim kalimi mukhaffaf
E Mad wajib muttashil
Soal 18
Seorang guru memilih untuk memberikan zakat fitrah kepada saudaranya yang miskin, meskipun ia tinggal jauh di desa lain. Status hukum zakatnya adalah ....
A Tidak sah, karena zakat fitrah tidak boleh diberikan kepada keluarga
B Tidak sah, kecuali diberikan langsung setelah shalat id
C Tidak sah, karena zakat fitrah harus dibagikan di lingkungan terdekat
D Sah, tetapi hanya jika ada izin dari amil zakat
E Sah, karena saudaranya termasuk golongan fakir ya
Soal 19
Seorang muslim mengaku beribadah kepada Allah secara rutin, tetapi ia melakukannya hanya sebagai kebiasaan dan tanpa merasakan keterikatan hati kepada-Nya. Berikut cara menganalisis kondisi ini berdasarkan konsep ihsan dalam Islam adalah ....
A Kualitas ibadah tidak terlalu penting selama ia masih menjalankan kewajibannya.
B Ihsan hanya berlaku dalam interaksi sosial, bukan dalam hubungan dengan Allah.
C Ibadahnya tetap diterima karena ia telah memenuhi kewajiban formal dalam agama.
D Konsep ihsan mengajarkan bahwa ibadah harus dilakukan seolah-olah melihat Allah atau merasa dilihat oleh-Nya.
E Ibadahnya hanya sah jika disertai dengan perasaan cinta dan
Soal 20
Dalam psikologi modern, konsep self-accountability (akuntabilitas diri) didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk bertanggung jawab atas tindakan dan pilihannya. Jika konsep ihsan (muraqabah) dianalogikan dengan akuntabilitas diri yang absolut, maka faktor struktural dominan yang membedakan ihsan dari self-accountability sekuler (non-religius) adalah ....
A Dimensi pengawas ihsan melibatkan entitas transenden (Allah) sebagai pengawas, sementara akuntabilitas sekuler hanya melibatkan ego (diri sendiri) sebagai pengawas.
B Luasnya cakupan ihsan hanya berlaku untuk ibadah ritual, sementara akuntabilitas diri mencakup semua aspek kehidupan
C Sumber standar moral ihsan didasarkan pada wahyu, sementara akuntabilitas diri sekuler didasarkan pada konsensus sosial (antropogenik).
D Ihsan bertujuan menggapai surga, sementara akuntabilitas sekuler bertujuan pada self-actualization (aktualisasi diri).
E Motivasi utama ihsan didorong oleh rasa takut, sementara akuntabilitas diri sekuler didorong oleh internal locus of control (kendali internal).
Soal 21
Ayat yang digarisbawahi berikut “وَهُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ” mengandung hukum bacaan...
A Izhar halqi
B Idgham mitslain
C Ikhfa syafawi
D Izhar syafawi
E Mad lazim mutsaqqal kilmi
Soal 22
Bacaan ayat dalam Al-Quran berikut فَاَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِۗ adalah...
A Fa aṣḥābul maimanati mā aṣḥābul masy'amah
B Fa aṣḥābul ma'manati mā aṣḥābul maimanah
C Fa aṣḥābul maimanatil mā aṣaḥābul maimanah
D Fa aṣḥābul maimanati mā aṣḥābul maimanah
E Fa aṣḥābul masy'amati mā aṣḥābul maimanah
Soal 23
Iman kepada hari akhir mencakup konsep kebangkitan jasmani dan pertanggungjawaban universal. Secara epistemologis, keimanan ini mengatasi masalah fundamental filsafat etika, yaitu ....
A Masalah ru’yatullah (melihat Allah) di akhirat, yang merupakan tujuan tertinggi dari keimanan.
B Keterbatasan akal manusia dalam memahami sifat Allah yang Maha Kuasa.
C Kekurangan bukti empiris tentang keadilan mutlak di dunia, yang menuntut adanya mekanisme pembalasan yang sempurna.
D Paradoks antara kebebasan memilih manusia dan keterbatasan hidup di dunia yang fana.
E Konflik abadi antara hukum positif dan hukum alam (sunnatullah).
Soal 24
Seorang muslim rutin melaksanakan salat lima waktu, tetapi dalam praktiknya, ia selalu tergesa-gesa, tidak memahami makna bacaannya, dan sering kali pikirannya melayang. Berikut cara menganalisis kondisi ini berdasarkan pemahaman tentang hakikat salat dalam Islam adalah ....
A Salatnya batal karena tidak memahami bacaan yang ia ucapkan.
B Islam lebih mementingkan kuantitas salat dibanding kualitasnya.
C Salatnya tetap sah karena sudah memenuhi rukun dan syarat sah salat.
D Ia harus mengulangi salatnya dengan lebih fokus agar diterima oleh Allah.
E Meskipun sah secara fiqih, kualitas salatnya kurang sempurna karena tidak menghadirkan khusyuk.
Soal 25
Bacaan ayat dalam Al-Quran berikut فَمَنِ ابْتَغٰى وَرَاۤءَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْعَادُوْنَۚ adalah ....
A Famanibtagā warāa żālika faulāika hummul ‘ādūn
B Famanibtagā warāa żālika qaulāika humul ‘ādūn
C Famanibtagā warāa żālika faulāika humul ‘ādūn
D Famanibtagā warāa żālika faūlāiqa humul ‘ādūn
E Famanibtagā warāa żālikum faulāika humul ‘ādūn
Soal 26
Bacaan ayat dalam Al-Quran berikut الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ صَلَاتِهِمْ خٰشِعُوْنَ adalah...
A Allażīna humu fīṣṣalātihim khāsyi‘ūn
B Allażīna hum fī ṣalātiham khāsyi‘īn
C Allażīna hum fī ṣalātihim khāsyi‘ūn
D Allażīna humu fī ṣalātihum khāsyi‘ūn
E Allażīna humu fī ṣalāwatihim khāsyi‘ūn
Bagian Afektif - Pengamalan dan Sikap
Soal 27
Bagaimana puasa memberikan dampak transformatif terhadap sifat-sifat buruk dalam diri Anda?
A Puasa secara signifikan membantu saya mengendalikan hawa nafsu dan amarah, serta menumbuhkan rasa empati yang mendalam terhadap orang miskin.
B Puasa berhasil menjadi jihadun nafs (perjuangan diri) yang membuat saya merasakan jiwa saya lebih dekat dengan kesempurnaan dan kesabaran ilahi, melahirkan sifat qana'ah (merasa cukup) yang permanen.
C Puasa sedikit meredam sifat-sifat buruk karena energi fisik berkurang, tetapi perubahan tersebut bersifat sementara dan tidak mendasar.
D Puasa tidak banyak mengubah sifat dasar saya, setelah beberapa hari puasa, saya kembali ke kebiasaan buruk yang sama.
Soal 28
Bagaimana Anda merasakan kesungguhan dalam berdoa?
A Saya berdoa tanpa tahu maknanya
B Saya selalu berdoa pada Allah dengan penuh kesungguhan, keyakinan, serta menghayati maknanya
C Saya terkadang berdoa dengan kesungguhan, tetapi sering hanya sekedar mengucap doa tanpa benar-benar meresapi maknanya
D Saya berdoa dengan kesungguhan, tetapi ada kalanya saya berdoa secara otomatis tanpa menghayati maknanya
Soal 29
Bagaimana kebiasaan Anda dalam melaksanakan shalat fardhu secara berjamaah?
A Saya selalu melaksanakan shalat fardhu secara berjamaah setiap hari
B Saya sering melaksanakan shalat berjamaah, tetapi ada beberapa waktu saya melakukannya sendiri
C Saya hanya melaksanakan shalat berjamaah dalam kondisi tertentu, seperti saat berada di masjid atau ketika ada ajakan dari orang lain
D Saya hampir tidak pernah melaksanakan shalat fardhu secara berjamaah
Soal 30
Bagaimana kebiasaan Anda dalam memahami makna Al-Quran saat membacanya?
A Saya membaca Al-Quran dengan memahami maknanya, tetapi tidak selalu mendalami tafsirnya
B Saya membaca Al-Quran dengan berusaha memahami maknanya melalui tafsir atau terjemahan
C Saya membaca Al-Quran namun jarang memperhatikan maknanya
D Saya membaca Al-Quran tanpa memperhatikan maknanya
Soal 31
Bagaimana Anda mengajak keluarga, rekan kerja, atau siswa untuk melaksanakan salat berjamaah?
A Saya sering mengajak orang lain salat berjamaah, tetapi tidak selalu melakukannya
B Saya jarang atau hampir tidak pernah mengajak orang lain untuk salat berjamaah
C Saya hanya sesekali mengajak orang lain salat berjamaah, tergantung situasi
D Saya selalu mengajak orang lain untuk salat berjamaah dan memberi motivasi tentang keutamaannya
Soal 32
Bagaimana cara anda biasanya menolong orang lain?
A Saya membantu orang lain dengan tenaga atau nasihat, tetapi jarang memberikan bantuan materi
B Saya hampir tidak pernah membantu orang lain dalam bentuk apapun
C Saya membantu orang lain dengan berbagai cara, baik tenaga, materi, maupun nasihat, sesuai dengan kebutuhan mereka
D Saya hanya membantu orang lain dalam bentuk tertentu, seperti memberikan nasihat atau berbagi ilmu
Soal 33
Bagaimana kebiasaan Anda dalam membaca Al-Quran sehari-hari?
A Saya membaca Al-Quran hanya pada waktu-waktu tertentu, seperti saat Ramadhan atau memiliki waktu luang
B Saya membaca Al-Quran setiap hari, baik dalam jumlah sedikit maupun banyak
C Saya sangat hampir tidak pernah membaca Al-Quran
D Saya sering membaca Al-Quran, tetapi tidak setiap hari
Soal 33
Pertanyaan.............
Jawaban.............
Soal 35
Bagaimana kebiasaan Anda dalam mendoakan siswa?
A Saya selalu mendoakan siswa dalam setiap doa saya
B Saya hanya sesekali mendoakan siswa dalam keadaan tertentu
C Saya tidak pernah mendoakan siswa
D Saya sering mendoakan siswa, tetapi tidak dalam setiap doa
Soal 36
Bagaimana Anda menjaga kekhusyuan dalam salat?
A Saya berusaha khusyuk dalam salat, tetapi terkadang pikiran saya teralihkan
B aya tidak terlalu memperhatikan kekhusyuan dalam salat
C Saya berusaha khusyuk dalam salat mulai dari niat hingga salam
D Saya merasa sulit untuk khusyuk dalam salat dan sering kehilangan fokus
Soal 37
Bagaimana kebiasaan anda melaksanakan salat sunnah (seperti salat rawatib)?
A Saya secara rutin melaksanakan salat sunnah rawatib setiap hari
B Saya jarang melaksanakan salat rawatib, hanya pada waktu tertentu saja
C Saya melaksanakan salat rawatib, tetapi tidak setiap hari
D Saya tidak memiliki kebiasaan melaksanakan salat sunnah
Soal 38
Bagaimana kebiasaan anda dalam menjalankan puasa sunah di hari-hari khusus seperti puasa Arafah, Asyura, dan puasa Sya’ban?
A Saya sering melaksanakan puasa sunah di hari-hari khusus tersebut, tetapi tidak selalu
B Saya hanya menjalankan puasa sunah di hari-hari khusus dalam kondisi tertentu, seperti saat ada ajakan dari teman atau keluarga
C Saya jarang atau hampir tidak pernah menjalankan puasa sunah di hari-hari khusus tersebut
D Saya selalu melaksanakan puasa sunah di hari-hari khusus tersebut setiap tahunnya
Soal 39
Bagaimana pengamalan Anda dalam memberikan sedekah atau infak saat terjadi bencana alam atau keadaan darurat?
A Saya ikut serta dalam memberikan bantuan, tetapi tidak setiap kali ada bencana
B Saya hampir tidak pernah berpartisipasi dalam memberikan bantuan saat terjadi bencana atau keadaan darurat
C Saya aktif memberikan bantuan berupa sedekah atau infak setiap kali terjadi bencana atau keadaan darurat
D Saya hanya memberikan bantuan dalam situasi tertentu, tergantung kondisi keuangan dan ajakan orang lain
Soal 40
Bagaimana Anda merasakan koneksi spiritual dan fokus hati?
A Saya berusaha keras memahami setiap kata dan merasakan isinya, serta berupaya menjaga ketenangan batik selama berdoa.
B Pikiran sering melayang ke hal lain saat berdoa, saya hanya mengucapkan kata-kata tanpa memahami atau menghayati maknanya.
C Fokus saya cukup baik, terutama saat memohon kebutuhan penting, namun sering terganggun oleh tugas atau rencana selanjutnya.
D Saya merasakan kehadiran Allah (seperti dalam ihsan) saat berdoa, hati saya penuh harap dan takut (raja’ dan khauf), dan doa terasa seperti dialog pribadi yang mendalam.
Soal 41
Bagaimana cara Anda berkontribusi dalam kegiatan sosial atau komunitas yang bertujuan membantu orang lain?
A Saya hampir tidak pernah terlibat dalam kegiatan sosial atau komunitas
B Saya selalu ikut serta dalam berbagai kegiatan sosial yang bertujuan membantu masyarakat
C Saya hanya sesekali berpartisipasi dalam kegiatan sosial, tergantung situasi dan ajakan orang lain
D Saya ikut serta dalam kegiatan sosial, tetapi jika waktu dan kesempatan memungkinkan
Soal 42
Bagaimana kepedulian Anda dalam memastikan zakat yang diberikan benar-benar sampai kepada mereka yang ditentukan dalam syariat Islam?
A Saya jarang atau tidak pernah memperhatikan apakah zakat yang saya berikan sudah sesuai syariat Islam atau tidak
B Saya selalu memastikan zakat yang saya berikan diterima oleh mereka yang berhak sesuai syariat Islam
C Saya sering memberikan zakat kepada yang membutuhkan, tapi terkadang tidak terlalu memperhatikan kriteria penerimanya
D Saya hanya memberikan zakat dalam kondisi tertentu, seperti saat ada program pengumpulan zakat di lingkungan sekitar
Soal 43
Bagaimana kebiasaan Anda dalam berinfak untuk masjid, lembaga sosial, atau kegiatan keagamaan?
A Saya menyisihkan sebagian harta untuk infak di masjid, lembaga sosial, atau kegiatan keagamaan
B Saya sering berinfak, tetapi tidak secara rutin
C Saya hampir tidak pernah berinfak untuk masjid, lembaga sosial, atau kegiatan keagamaan karena saya merasa miskin
D Saya hanya berinfak ketika ada ajakan atau kegiatan tertentu yang membutuhkan dana
Soal 44
Bagaimana kebiasaan Anda dalam membayar zakat fitrah?
A Saya selalu membayar zakat fitrah tepat waktu, tetapi terkadang tidak memperhatikan ketentuan yang berlaku
B Saya hampir tidak pernah membayar zakat fitrah
C Saya hanya membayar zakat fitrah dalam kondisi tertentu, seperti jika ada pengumpulan zakat di masjid atau pengingat dari orang lain
D Saya selalu membayar zakat fitrah tepat waktu dan memperhatikan ketentuan yang berlaku
Soal 45
Bagaimana kebiasaan Anda dalam menjalankan puasa wajib dan puasa sunah Senin & Kamis?
A Saya hanya menjalankan puasa wajib dan hampir tidak pernah melaksanakan puasa sunah senin & kamis
B Saya menjalankan puasa wajib dan sering malaksanakan puasa sunah senin & kamis, tetapi tidak selalu
C Saya menjalankan puasa wajib, tetapi hanya sesekali melaksanakan puasa sunah senin & kamis
D Saya selalu menjalankan puasa wajib dan rutin melaksanakan puasa sunah Senin & Kamis
Soal 46
Apa yang menjadi motivasi utama Anda melaksanakan salat berjamaah?
A Saya melaksanakan salat berjamaah karena tuntutan sebagai guru PAI
B Saya melakukan salat berjamaah karena kesadaran pribadi dan keyakinan akan keutamaannya
C Saya hanya melaksanakan salat berjamaah jika ada ajakan atau dorongan dari orang lain
D Saya hampir tidak pernah melaksanakan salat berjamaah karena berbagai alasan
Soal 47
Bagaimana Anda memilih jenis dan kualitas bahan pangan terbaik untuk zakat fitrah?
A Saya membayar menggunakan jenis dan kualitas makanan pokok atau mengkonversinya ke uang dengan yang biasa saya konsumsi.
B Saya mencari beras atau makanan atau mengkonversi ke uang dengan harga yang paling murah di pasaran.
C Saya memilih jenis dan kualitas makanan pokok yang terbaik yang tersedia, meskipun nilainya sedikit lebih mahal dari yang biasa saya makan.
D Saya selalu menunaikan dalam bentuk beras/makanan pokok dengan kualitas premium, atau memilih konversi uang yang setara dengan harga beras tertinggi di pasaran
Soal 48
Bagaimana kebiasaan Anda dalam bersedekah untuk orang lain secara langsung di luar kewajiban zakat?
A Saya hanya bersedekah dalam situasi tertentu, seperti saat ada orang yang meminta atau saat ada acara amal
B Saya hampir tidak pernah bersedekah di luar kewajiban zakat
C Saya selalu berusaha bersedekah setiap hari
D Saya bersedekah, namun tidak setiap hari
Soal 49
Bagaimana Anda melaksanakan salat 5 waktu?
A Saya melaksanakan salat di awal waktu dan berjamaah
B Saya melaksanakan salat di awal waktu, namun tidak berjamaah
C Saya melaksanakan salat pertengahan waktu dan tidak berjamaah
D Saya tidak melaksanakan salat di akhir waktu dan tidak berjamaah
Soal 50
Bagaimana Anda mengamalkan doa dalam rutinitas harian Anda?
A Hanya berdoa dalam kondisi terdesak atau sangat membutuhkan pertolongan, dan sering melupakannya saat merasa nyaman dan aman.
B Berdoa secara konsisten di setiap waktu yang dianjurkan (seperti setelah salat, sebelum tidur, atau saat bepergian), dan menjadikannya kebutuhan sehari-hari.
C Berdoa secara rutin hanya setelah salat wajib, menganggapnya sebagai pelengkap ibadah, namun terkadang tergesa-gesa.
D Berdoa di setiap kesempatan dan keadaan (baik lapang maupun sempit), dengan motivasi utama untuk mengingat dan berkomunikasi dengan Allah
Soal 51
Bagaimana kebiasaan Anda dalam berdoa?
A Saya tidak pernah berdoa dalam kehidupan sehari-hari
B Saya berdoa hanya saat menghadapi situasi tertentu
C Saya berdoa setelah salat apabila ada waktu luang
D Saya berdoa setiap hari, baik setelah salat maupun di berbagai kesempatan lain
Soal 52
Bagaimana kebiasaan anda dalam membaca Al-Quran ketika memiliki kesibukan yang padat?
A Saya tetap meluangkan waktu untuk membaca Al-Quran setiap hari, meskipun sedang sibuk
B Saya sering membaca Al-Quran, tetapi terkadang melewatkannya saat sedang sibuk
C Saya hanya membaca Al-Quran jika ada waktu luang atau ketika tidak terlalu banyak pekerjaan
D Saya jarang atau hampir tidak pernah membaca Al-Quran dalam kondisi sibuk
Bagian Afeksi - Pengamalan dan Sikap
Soal 53
Bagaimana sikap Anda jika ada tindakan kekerasan yang dilakukan atas dasar agama, misal penutupan warung makan pada saat Ramadhan oleh masyarakat sipil dengan cara kekerasan?
A Saya menolak segala bentuk kekerasan dan mengajak orang lain untuk menyelesaikan permasalahan dengan damai
B Saya tidak mendukung kekerasan, tetapi memahami bahwa ada kondisi tertentu yang sulit dihindari
C Saya sering menekankan pentingnya dialog dalam menyelesaikan masalah, kecuali sudah sulit untuk diingatkan
D Saya merasa tindakan kekerasan terkadang diperlukan untuk menjaga keyakinan dan ibadah
Soal 54
Bagaimana sikap Anda ketika ada perayaan atau kegiatan keagamaan lain yang berbeda dengan keyakinan Anda baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat?
A Saya hanya menghormati kegiatan mereka jika tidak bertentangan dengan keyakinan saya
B Saya menghormati dan mendukung kebebasan mereka dalam merayakan kegiatan keagamaan
C Saya tidak peduli kegiatan keagamaan lain
D Saya menghormati kegiatan mereka, tetapi tidak merasa nyaman untuk terlibat lebih jauh
Soal 55
Apakah Anda melakukan kolaborasi dengan orang yang berbeda agama/paham keagamaan?
A Selalu berkolaborasi
B Tidak bersedia berkolaborasi
C Belum berkolaborasi
D Sesekali berkolaborasi
Soal 56
Bagaimana sikap Anda menggunakan listrik, air, dan kertas dalam kegiatan di sekolah untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan?
A Saya hanya berhemat jika memang diperlukan atau saat diingatkan oleh pihak sekolah.
B Saya memperhatikan penggunaan sumber daya, meskipun belum sepenuhnya konsisten dalam setiap kesempatan.
C Saya menggunakan listrik, air, dan kertas secara bijak dan aktif mencari cara untuk mengurangi pemborosan.
D Saya belum terlalu memikirkan dampak penggunaan listrik, air, dan kertas terhadap lingkungan dalam kegiatan mengajar.
Soal 57
Bagaimana Anda menyikapi kebijakan dan kinerja pemerintah?
A Saya sering menyebarkan informasi negatif yang belum tentu benar tentang pemerintah dan secara terbuka menolak otoritas negara
B Saya secara aktif menjadi warga negara yang kritis sekaligus solutif
C Saya bersikap pasif dan apatis terhadap kebijakan pemerintah, mengeluh secara pribadi tetapi tidak pernah menyalurkan kritik melalui jalur resmi
D Saya mengikuti perkembangan kebijakan dan memberikan kritik yang terukur dan bertanggung jawab
Soal 58
Bagaimana sikap Anda terhadap perayaan budaya di sekolah (seperti Hari Kartini, Hari Batik, dan sejenisnya)?
A Saya mendukung perayaan budaya, meskipun tidak selalu ikut serta dalam kegiatannya.
B Saya tidak terlalu tertarik, tetapi tidak menolak jika diminta untuk terlibat.
C Saya menyambut dan ikut serta dalam perayaan budaya di sekolah dengan antusias.
D Saya menghindari atau tidak setuju dengan perayaan budaya semacam itu.
Soal 59
Bagaimana sikap Anda jika sekolah mengadakan kegiatan kolaborasi pembangunan rumah ibadah yang melibatkan guru dan siswa dari berbagai latar belakang agama?
A Saya hanya mendukung jika kegiatan tersebut tidak mengandung unsur keagamaan lain
B Saya akan ikut berpartisipasi, namun ada sedikit perasaan tidak nyaman
C Saya tidak mendukung karena khawatir dapat mempengaruhi keyakinan saya atau murid saya
D Saya mendukung kegiatan tersebut karena dapat memperkuat sikap saling menghormati
Soal 60
Bagaimana sikap Anda dalam menghargai dan mendukung pelestarian budaya lokal (seperti tari, musik, pakaian adat, dll)?
A Saya menghargai budaya lokal, tapi hanya sebagai bentuk toleransi, tanpa terlibat langsung.
B Saya merasa kurang nyaman dengan budaya lokal tertentu, tapi tetap mencoba bersikap netral.
C Saya menghindari atau menolak keterlibatan dalam budaya lokal.
D Saya mendukung dan aktif terlibat dalam kegiatan pelestarian budaya lokal di sekolah dan masyarakat.
Soal 61
Bagaimana pandangan Anda terkait Pancasila dalam kaitannya dengan ajaran agama?
A Saya berpendapat bahwa Pancasila bertentangan dengan ajaran agama dan sistem negara seharusnya diganti dengan sistem yang berlandaskan hukum Islam secara murni tanpa kompromi
B Saya melihat Pancasila dan agama saya saling melengkapi, di mana nilai-nilai Pancasila menjadi wadah etika dalam kehidupan bernegara yang tidak meniadakan keyakinan agama
C Saya meyakini Pancasila adalah ijtihad terbaik bangsa untuk mewujudkan ukhuwah dan keadilan, dan mengamalkan nilai-nilainya adalah bagian integral dari menjalankan kewajiban negara
D Saya menerima Pancasila sebagai dasar negara hanya karena itu adalah aturan hukum yang berlaku, tetapi secara batin saya memandang nilai-nilai agama leibh tinggi dan tidak saling berhubungan
Soal 62
Bagaimana sikap Anda terhadap penggunaan pakaian adat daerah dalam kegiatan resmi sekolah (seperti upacara, lomba, atau perayaan hari besar nasional)?
A Saya bersedia mengenakan pakaian adat jika memang diminta atau diwajibkan oleh sekolah.
B Saya merasa kurang nyaman mengenakan pakaian adat, tetapi tetap menghormatinya.
C Saya mendukung dan secara sukarela mengenakan pakaian adat saat kegiatan sekolah.
D Saya tidak setuju dengan penggunaan pakaian adat dalam kegiatan sekolah.
Soal 63
Bagaimana sikap Anda ketika diminta berkolaborasi dalam kegiatan pentas seni dengan guru yang berbeda agama?
A Bisa menerima, tetapi lebih baik jika bekerja sama dengan guru yang seagama
B Menerima dan berkolaborasi
C Kurang setuju dan lebih mendukung jika berkolaborasi dengan guru yang seagama
D Menolak berkolaborasi
Soal 64
Bagaimana sikap Anda terhadap hak pemeluk agama lain untuk menjalankan ibadah dan merayakan hari besar mereka?
A Saya secara tulus menghormati dan mendukung hak konstitusional mereka untuk beribadah dan merayakan hari besar
B Saya merasa terganggu dengan ibadah atau perayaan agama lain dan berpendapat bahwa mereka harus membatasi kegiatan ibadah mereka
C Saya tidak hanya menghormati, tetapi juga proaktif menawarkan bantuan praktis saat hari raya mereka
D Saya bersikap diam dan toleran terhadap ibadah dan perayaan agama lain, selama mereka melakukannya di dalam tempat ibadah dan tidak terlalu terlihat di ruang publik
Soal 65
Sejauh mana Anda mengelola sampah dengan baik di lingkungan sekolah (misalnya memilah, membuang pada tempatnya, atau mengurangi sampah plastik)?
A Saya selalu berupaya menjaga lingkungan sekolah dari sampah dan secara aktif memberikan teladan kepada siswa.
B Saya jarang memperhatikan pengelolaan sampah di sekolah karena merasa itu bukan tanggung jawab utama saya.
C Saya hanya menjaga kebersihan jika ada kegiatan tertentu yang mewajibkan, seperti kerja bakti atau peringatan hari lingkungan.
D Saya biasanya membuang sampah dengan benar dan sesekali mengingatkan siswa untuk menjaga kebersihan.
Soal 66
Saat ada program sosial sekolah seperti penggalangan dana atau bakti sosial yang dipimpin oleh guru dari berbagai agama, sikap saya ....
A Berpartisipasi penuh dan bekerja sama dengan semua pihak tanpa membedakan agama
B Ikut berpartisipasi, tetapi lebih memilih bekerja sama dengan guru seagama dalam menjalankan kegiatan
C Tidak ingini terlibat dalam program sosial jika dipimpin atau banyak diikuti oleh guru yang berbeda keyakinan
D Kurang antusias terlibat dalam kegiatan yang dipimpin oleh guru dari agama lain
Soal 67
Sekolah Anda mendapatkan Kepala Sekolah baru yang berbeda agama, bagaimana sikap anda?
A Saya akan secara proaktif membangun komunikasi yang inklusif dan kolaboratif dengannya, mencari cara untuk menjadikan perbedaan agama ini sebagai kekuatan dan teladan toleransi bagi siswa. Saya akan memastikan kegiatan keagamaan sekolah tetap berjalan optimal dan menawarkan bantuan untuk menjamin kesetaraan bagi semua pihak di sekolah.
B Saya akan memberikan dukungan penuh pada program kerja dan visi beliau yang positif bagi kemajuan sekolah, fokus pada kualitas pendidikan dan kinerja profesional. Saya yakin perbedaan agama tidak menjadi penghalang dalam mencapai tujuan bersama, dan akan berusaha memfasilitasi komunikasi yang terbuka.
C Saya akan bersikap profesional dan menghormati beliau sebagai pimpinan, menaati instruksi yang berkaitan dengan tugas dan administrasi sekolah. Saya akan menjaga toleransi sesuai batas norma, dan memastikan tugas mengajar saya tidak terganggu oleh isu perbedaan agama.
D Saya menerima penunjukan tersebut secara terpaksa karena itu adalah keputusan atasan, namun tetap berhati-hati dan menjaga jarak dalam urusan pribadi dan keagamaan. Saya akan mempertanyakan apakah beliau benar-benar dapat memahami dan memfasilitasi kebutuhan ibadah dan kegiatan keagamaan sekolah.
Soal 68
Bagaimana reaksi Anda jika mendengar sesama guru menggunakan kata-kata kasar atau merendahkan murid?
A Saya menyarankan pendekatan yang lebih lembut dalam mendidik murid
B Saya menegur dan mengingatkan bahwa kekerasan verbal tidak dibenarkan dalam mendidik
C Saya merasa tidak masalah selama kata-kata tersebut bertujuan untuk mendisiplinkan murid
D Saya hanya diam kecuali kata-kata tersebut sangat berlebihan
Soal 69
Bagaimana sikap Anda ketika ada guru yang berbeda agama berpartisipasi dalam kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI)?
A Merasa kurang nyaman dengan keterlibatannya dalam acara PHBI
B Menolak keterlibatannya dalam kegiatan PHBI
C Membiarkan berpartisipasi, tetapi sebaiknya tidak perlu berpartisipasi dalam kegiatan PHBI
D Menerima dengan terbuka dan mengapresiasi keterlibatannya
Soal 70
Bagaimana Anda menyikapi simbol-simbol kenegaraan (seperti bendera, lambang negara, lagu kebangsaan) di lingkungan sekolah?
A Saya kurang menghargai simbol-simbol negara karena merasa fokus saya adalah pada simbol-simbol keagamaan.
B Saya menghormatinya tetapi tidak merasa perlu memberikan perhatian khusus.
C Saya bersikap netral dan tidak terlalu memperhatikan simbol-simbol negara.
D Saya menghormati dan turut menjaga simbol-simbol negara sebagai wujud tanggung jawab warga negara dan seorang guru agama.
Soal 71
Bagaimana Anda mengaitkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air dalam pengajaran Pendidikan Agama Islam?
A Saya merasa tidak perlu mengaitkan materi agama dengan isu kebangsaan.
B Saya jarang mengaitkan nilai kebangsaan dalam pengajaran karena keterbatasan waktu/materi.
C Saya mengaitkan nilai agama dengan semangat kebangsaan dalam setiap kesempatan mengajar.
D Saya berusaha mengaitkan nilai kebangsaan ketika materi pelajaran memungkinkan.
Soal 72
Bagaimana Anda menghargai dan berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan secara demokratis?
A Saya berpartisipasi aktif dalam musyawarah dengan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab dan siap menerima serta melaksanakan keputusan yang telah disepakati bersama
B Saya tidak percaya pada sistem musyawarah atau demokrasi dan cenderung bersikap apatis terhadap hasil keputusan kolektif
C Saya menjadikan musyawarah sebagai platform untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak dan berinisiatif mengorganisir forum-forum diskusi yang inklusif untuk menjamin suara minoritas juga didengar dan dipertimbangkan
D Saya akan hadir dalam musyawarah hanya jika diwajibkan atau jika ada kepentingan pribadi di dalamnya
Soal 73
Bagaimana Anda terlibat atau mendorong keterlibatan dalam kegiatan pelestarian lingkungan, baik di sekolah maupun di masyarakat?
A Saya jarang terlibat, tetapi mendukung jika orang lain melakukannya.
B Saya aktif terlibat dan secara konsisten mendorong kegiatan peduli lingkungan di sekolah maupun masyarakat.
C Saya terlibat dalam kegiatan lingkungan jika ada ajakan atau program yang tersedia.
D Saya belum pernah terlibat dan belum merasa perlu berpartisipasi dalam kegiatan semacam itu.
Soal 74
Bagaimana sikap Anda terhadap penggunaan hukuman fisik dalam mendisiplinkan murid?
A Saya tidak membenarkan segala bentuk kekerasan dan memilih pendekatan edukatif dalam mendisiplinkan murid
B Saya menghindari kekerasan dan lebih memilih pendekatan dialogis dalam mendisiplinkan murid
C Saya merasa hukuman fisik tetap diperlukan agar murid disiplin
D Saya terkadang menggunakan hukuman fisik dalam situasi tertentu
Soal 75
Bagaimana Anda menyikapi perbedaan pemahaman dalam praktik keagamaan di lingkungan sekolah?
A Saya menghargai dan memahami perbedaan praktik keagamaan di lingkungan sekolah tanpa memaksakan pandangan saya
B Saya sering menghargai perbedaan praktik keagamaan, tetapi kadang merasa sulit menerima perbedaan tertentu
C Saya hampir tidak pernah menerima perbedaan praktik keagamaan karena bertentangan dengan keyakinan saya
D Saya hanya menghargai perbedaan praktik keagamaan jika sesuai dengan pemahaman yang saya yakini